Meningkatkan Kecerdasan Emosional Anak

Hal-hal negatif yang berakar dalam sering berasal dari pengalaman masa kanak-kanak, ketika pikiran yang sedang tumbuh mengamati keadaan merekadan menduga cara dunia berfungsi. Jika semua yang dilihat ketika tumbuh besar adalah kekecewaan, penghianatan dan kegagalan, tak heran jiak Anda menganggap itulah yang akan Anda dapatkan sebagai orang dewasa.
Hal penting lain, anak perlu diajarkan cara berpikir realistis dan optimisme, bahwa kadang nilai disekolah dapat naik atau turun seperti halnya kesehatan, kalau tidak dijaga bisa turun. Cara untuk mengajarkan berpikir realistis dan optimis pada anak adalah membekalinya dengan kecerdasan emosional sejak dini. Supaya anak tidak memiliki maslah perilaku di usia dewasanya.
Cara yang mudah untuk mengajarkan kecerdasan emosional dengan :
1. Kartu Emosi.
Kartu buatan sendiri dengan gambar yang menunjukkan ekspresi wajah yang berbeda-beda yang bisa membantu anak mengenali macam-macam perasaan seperti marah atau kaget. Tanyakan pada anak, kapan mereka pernah merasakan hal yang sama.
2. Curahan hati.
Orangtua harus siap membuka diri bila anak ingin bercerita tentang sekolahnya. Orangtua harus mampu berempati terhadap masalahnya. Pancing anak agar bercerita. Caranya, menceritakan pengalaman masa kecil disekolah, baik yang menyenangkan atau yang buruk.Hal tersebut akan merangsang anak untuk bercerita.
3. Membaca dongeng atau buku bersama
Carilah buku yang fokus pada berbagai perasaan. Pilihlah dongeng yang memberikan pesan moral. Dari kisah tersebut anak akan mengetahuii bahwa ada banyak orang yang juga mengalami masalahn disekolah atau dirumah. Selain itu taburilah anak dengan pesan moral dan nasihat menjalani hidup untuk meningkatkan kecerdasan moralnya.
4. Bermain peran atau drama
Latihlah memainkan kejadian-kejadian emosional bersama anak. Libatkan pula saudara dan teman-temannya. Mungkin saja, latihan ini bisa berguna bila anak harus mengikuti pentas drama di sekolah
5. Libatkan anak dengan kegiatan olahraga atau organisasi
Anak akan belajar bagaimana bekerja dengan oranglain dan belajar bagaimana memahami sikap teman yang berbeda dengan dirinya. Bila memungkinkan ajak mereka berkemah, kegunung, hutan atau pantai untuk melihat matahari terbit dan terbena,
6. Puji dan motivasilah anak
Bila anak mendapat nilai jelek, beri motivasi bahwa ia masih bisa mencapai nilai yang lebih baik besok atau ujian berikutnya. Orangtua pun jangan marah bila anak mendapat nilai buruk. Coba renungi apa yang salah, mungkin saja anak sedang stres atau sakit. Pujilah asal jangan berlebihan bila berhasil mencapai prestasi. Anak harus belajar bahwa dirinya memiliki kelebihan dan kekurangan. Jadi, tidak mungkin anak bisa pandai di semua pelajaran.
7. Makanan bekal melawan stres
Perbanyak sayur dan buah dalam menu anak. kalau perlu, senantiasa suplai mereka dengan vitamin dan mineral penting untuk tubuh. Terutama vitamin C yang mujarab untuk menghalau stres dan vitamin B kompleks untuk meningkatkan kinerja otak.
8. Biasakan anak menggunakan metode belajar yang efektif
Sebaiknya, ajari anak dengan metode balajar yang efektif sejak keci. Bisa belajar dalam waktu singkat tetapi mampu menyerap pelajaran dengan lebih baik. Satu hal yang penting adalah berilah anak kasih sayang yang tulus. Kasih sayang juga merupakan obat ampuh utnuk membantu anak menghadapi depresi belajarnya.

Topik yang berhubungan:

cara untuk mengatasi nilai belajar anak yg menurun, cara mengatasi nilai anak yang turun, mengembangkan kecerdasan emosional anak usia dini metode bercerita melalui buku cerita, mengatasi stres menghadapi prestasi anak yg menurun, mengatasi nilai sekolah anak menurun, upaya untuk meningkatkan kecerdasan emosional anak usia dini, mengatasi nilai anak yang menurun tajam, macam-macam intelegensi meningkatkan dengan teknik bercerita, kecerdasan emosional anak usia dini metode bercerita, kartu emosi wajah

Leave Your Comment

Your email will not be published or shared. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>