Kurang Yodium Pengaruhi Tumbuh Kembang Anak

Selama masa pertumbuhan, anak membutuhkan gizi yang mendukung pengembangan fisik dan mentalnya. Kekurangan nutrisi akan mempengaruhi kinerja tubuh anak, yang akan berdampak pada tumbuh kembang anak itu sendiri.
Salah satunya adalah kekurangan yodium, yang mempengaruhi fungsi kelenjar tiroid ata yang siebut kelenjar gondok. Akibatnya, anak rentan mengalami penurunan intelejensia dan memiliki tubuh yang pendek dan kecil.
Menurut penelitian hipotiroid pada anak akan melahirkan generasi muda yang lambat merespon, mengalami keterbelakangan mental, mudah lelah, hingga kecacatan fisik. “Gangguan akibat kekurangan yodium terjadi akibat kekurangan yodium dalam makanan. Akibatnya, kelenjar akan bekerja lebih keras dan mengakibatkan pembesaran (gondok). Dari penelitian tersebut dijelaskan pula sebanyak 3-4 persen ibu hamil mengalami hipotiroid dan diperkirakan akan melahirkan anak dengan kondisi yang sama. Selain itu, ada beberapa daerah yang memang menjadi endemik gondok dan endemik kretinisme. “Umumnya terjadi di daerah pegunungan dengan bahan makanan yang mengandung yodium rendah”
Pada anak usia dini, efek hormon tiroid dibutuhkan untuk meningkatkan kecerdasan dan pertumbuhan badan. “Kekurangan hormon tiroid diusia dini akan menyebabkan anak tidak cerdas dan bertubuh pendek”.
Ditambahkan pula deteksi kekurangan yodium dalam tubuh anak perlu dilakukan sedini mungkin. “Sejak lahir atau bayi sudah bisa di deteksi. Ada beberapa rumah sakit yang kini melakukan pemeriksaan kadar kepada bayi yang baru lahir untuk menteksi adanya kelainan.
Dijelaskan pula pada bayi, kondisi kekurangan hormon tiroid bisa di deteksi sejak awal diantaranya bayi yang sangat tenang. “Banyak ibu yang merasa senang bayinya jarang menangis dan tidur hampir setiap saat. Seharusnya, bila melihat bayi terlalu tenang, ibu harus curiga dan bisa memeriksakan kadar tiroidnya.
Bila dideteksi dengan cepat, seperti anak yang mengalami kekurangan hormon pertumbuhan tiroid, pengobatan dan perawatan tepat bisa dicegah pengaruh negatif. Misalnya menolong anak yang kekurangan hormon pertumbuhan agar dapat memiliki tinggi yang tidak terlalu jauh dari teman sebayanya.
Selama hidup, manusia dapat mengalami periode kekurangan dan kelebihan tiroid. Selain adanya pengaruh gen dari orang tua, lingkungan juga berdampak pada produksi tiroid, seperti, seseorang yang memiliki kelenjar tiroid normal akibat paparan radiasi atau penyakit otoimun menyebabkan gangguan pada kelenjar. Bisa juga, seorang anak yang kelenjar tiroidnya normal saat pindah ke tempat dengan kadar yodium rendah menjadi hipotiroid yang akan kembali normal saat mendapat asupan yudium cukup.
Gejala hipotiroid pada anak dan dewasa berbeda. Pada orang dewasa, gejala hipotiroid diantaranya mudah lelah, mengantuk, kedinginan, berat badan cenderung bertambah, walaupun pola makan wajar dan olahraga teratur, depresi, konstipasi. Selain itu penderita hipotiroid juga mengalami nyeri otot dan sendi, kulit kering bersisik, rambut dan kulit menipis, penurunan libido serta gangguan menstruasi.

Topik yang berhubungan:

ciri anak hipotiroid, ciri-ciri hipotiroid pada bayi, ciri kekurangan yodium, ciri bayi hipotiroid, gejala hipotiroid pada bayi, ciri kurang yodium, ciri hipotiroid pada bayi, ciri ciri kekurangan hormon tiroid, ciri anak kekurangan hormon, CIRI ANAK KEKURANGAN HORMON TIROID

Leave Your Comment

Your email will not be published or shared. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>