Kegiatan Permainan Yang Dapat Meningkatkan Kemampuan Anak

Arti bermain dapat di definisikan sebagai kegiatan yang dilakukan untuk kesenangan yang timbul tampa mempertimbangkan hasil akhirnya. Berikut beberapa jenis permainan yang dapan meningkatkan kemampuan anak.

1. Permainan Balok.

Balok-balok dengan berbagai ukuran bentuk ditambah aksesoris untuk melengkapi permainan balok. Keuntungan dari permainan balok ini selain belajar bentuk, matematika, motorik kasar, motorik halus, bermain balok juga dapat mengembangkan kemampuan bekerjasama dan kemampuan komunikasi.

Orangtua mempunyai peraanan dalam memancing anak untuk menciptakan bayangan akan benda apa yang bisa mereka buat dari balok-balok. Misalnya dengan orangtua bercerita dan anak diminta untuk menyusun balok dari salah satu benda yang diceritakan oleh orangtua. Setelah itu dengan sendirinya anak akan berusaha menciptakan benda lain seperti apa yang ada dalam imajinasinya.

2. Menggambar

Dalam proses menggambar anak diberikan kesempatan untuk menggambar bebas agar dapat membantu kelenturan lengan dan tentu saja meningkatkan kreativitas anak. Orangtua pun sebaiknya mendampingi pada saat anakĀ  terlihat kebingungan untuk mulai menggambar. Setelah anak sudah bisa mandiri, ajaklah anak untuk bergabung dengan teman sebayanya untuk bekerjasama dalam membuat suatu gambar. Hal ini dilakukan untuk mendukung kemampuan sosial dan mengembangkan bahasa komunikasi dengan teman-teman mereka.

3. Melukis dan Cat Jari.

Permainan ini dapat membangun keterampilan motorik halus, mengenal aneka jenis warna, mengenal perpaduan warna, mengenal gradasi warna. Sementara dengan bahan cat jari dapat di mainkan pembuatan motif warna dengan menggunakan jari, kelereng, benang, dan lain-lain

4. Main Air

Air merupakan bahan main yang sangat menarik bagi anak dan membuat anak ingin tahu lebih banyak mengenai air. Perlu diketahui, banyak orangtua melarang anaknya bermain air karena alasan masuk angin atau pakaian mereka menjadi basah, padahal sesungguhnya dengan mengajak anak bermain air akan menstimulus anak untuk belajar merasakan atau menyentuh. Asalkan tidak terlalu lama dan orangtua ikut mendampingi tidak akan menimbulkan dampak yang negatif bagi anak. Sambil bermain, pola komunikasi antara orangtua dan anak juga bisa terjadi karena anak pasti akan banyak bertanya tentang air.

5. Kegiatan Main dengan Bahan Alam

Penataan main bahan alam membantu anak belajar banyak hal, yakni belajar matematika, sosial, sensori motorik, bahasa dan kemampuan lainnya. Terkadang orangtua kurang memikirkan permaian yang dekat dengan anak, karena repot menyiapkan. Padahal banyak sekali aspek yang bisa di stimulus melalui permainan dengan bahan alam.

6. Bermain peran.

Dengan bermain peran akan menstimulus daya imajinasi anak untuk membayangkan kegiatan apa yang sendan mereka lakukan dengan kegiatan sehari-hari yang biasa dilakukan oleh orang-orang sekitarnya. Kegiatan bermain peran dapat ditata untuk main rumah-rumahan, dokter-dokteran, restoran, profesi yang disekitar anak, pasar-pasaran dan lain-lain.

Topik yang berhubungan:

belajar menggambar untuk anak, menggambar, menggambar rumah, menggambar untuk anak anak, menggambar untuk anak, menggambar anak, kegiatan permainan, bermain peran dokter-dokteran, gambar family, menggambar bebas

Leave Your Comment

Your email will not be published or shared. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>