Bagaimana Menangani Kasus Pencurian Anak Dengan Bijak?

Sebagai orantua harus mampu membedakan antara menerapkan disiplin dan penghinaan. Karena pada dasarnya anak tidak akan menjadi paham bahwa tindakan yang telah dia lakukan (mencuri) itu sebuah masalah besar, jika anak sendiri merasa terhina dan direndahkan akibat perbuatannya itu.
Jika orangtua benar-benar yakin bahwa anak telah mencuri sesuatu, maka orangtua haruslah memberi tahu anak bahwa benda tersebut bukan miliknya. Kemudian orangtua haruslah bertanya dimana anak mendapatkan benda tersebut, dan orangtua juga harus bersikeras bahwa anak harus mengembalikan banda tersebut kepada pemiliknya.
Orantua bisa mendampingi anak ke toko atau ke rumah orang pemilik benda tersebut untuk meminta maaf, atau mengembalikan benda tersebut, atau membayar jika benda tersebut diambil dari sebuah toko.
Orangtua tidak boleh mempermalukan anak, tetapi orangtua harus membuatnya paham bahwa perilaku tersebut tidak dapat diterima dan tidak boleh terulang lagi.
Dan jika oranglain menolak untuk meminjamkan benda miliknya, tetapi anak masih mengambilnya, maka jelaskanlah kepada anak bahwa itu namanya bukan meminjam, tetapi sudah mencuri. Dengan cara ini, orangtua akan mengajari anak untuk menghormati milik oranglain, membiasakan diri meminta sebelum menggunakan atau mengambil sesuatu milik oranglain, dan belajar menunda kepuasan diri sendiri dengan tidak merugikan oranglain.
Jika pencurian yang dilakukan anak sudah menjadi sebuah perilaku yang berulang-ulang maka orangtua harus mempertimbangkan akar penyebab dari timbulnya masalah ini.
Jika merasa bahwa anak mencuri untuk menarik perhatian, akibat dari kesepian, atau kurangnya kasih sayang, maka orangtua perlu mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memperbaiki situasi.
Dan jika perlu, orangtua dapat berkonsultasi dengan psikolog anak atau konselor yang dapat membantu, terutama jika tindakan pencurian yang dilakukan anak sudah kronis.

Topik yang berhubungan:

cara mengatasi masalah pencurian, cara menangani kasus pencurian, kasus pencurian anak, makalah pencurian, solusi mengatasi masalah pencurian, cara mengatasi kasus pencurian, masalah pencurian dan cara mengatasinya, cara menghadapi kasus pencurian, cara menangani kasus pencurian disekolah, menghadapi kasus pencurian

Leave Your Comment

Your email will not be published or shared. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>